Bunga bangkai berasal dari pulau Sumatera, Indonesia. Bunga ini terkenal karena bentuknya yang unik dan besar atau raksasa. Ada orang yang mencium bau bangkai di sekitar rumahnya dan kemudian mencari-cari asal bau tersebut. Dia membayangkan bahwa asal bau tersebut berasal dari bangkai hewan yang sedang membusuk. Namun setelah di telusur, ternyata bau tersebut dari bunga yang aneh. Bunga bangkai, orang jawa menyebutnya dengan pohon Suweg. Sebenarnya ada dua jenis bunga bangkai besar yang ada di dunia ini. Yang pertama adalah Amorphophallus dan yang kedua adalah Raflessia Arnoldii atau yang juga disebut bunga Padma Raksasa. Berikut ini kami sajikan ulasan mengenai bunga bangkai raksasa melalui ulasan dibawah ini.

Bunga Bangkai Raksasa

Asal

Seperti yang telah di utarakan di atas, bunga bangkai berasal dari pulau Sumatera, Indonesia. Amorphophallus Gigas dan Amorphophallus Titanium adalah jenis bunga bangkai yang besar. Bunga tersebut endemik pulau Sumatera. Ada lagi bunga bangkai yang besar, namanya adalah Rafflesia yang juga endemik pulau Sumatera, khususnya dari daerah Bengkulu, Sumatera Selatan dan Jambi.

Jenis

Ada dua jenis bunga bangkai raksasa yang hidup di dunia ini. Yang pertama adalah Amorphophallus gigas dan Amorphophallus titanium, kemudian bunga Rafflesia Arnoldii. Keduanya endemik pulau Sumatera. Lalu bagaimana bedanya? Secara fisik pun sudah berbeda, simak ulasan berikut ini.

Amorphophallus

Tumbuhan ini dikenal dengan nama Suweg di pulau Jawa. Namun di pulau Jawa biasanya tidak sebesar yang ada di pulau Sumatera. Amorphophallus mempunyai dua fase hidup, yaitu vegetatif dan generatif. Saat fase vegetatif muncul maka akan tumbuh daun dan batang, dan pada saat fase generatif maka akan tumbuh bunga yang berbau bangkai.

Bunga Bangkai Raksasa

Rafflesia Arnoldii

Bunga bangkai raksasa yang satu ini sebenarnya adalah tumbuhan parasit yang menempel pada tanaman lain. Bunga yang satu ini adalah bunga terbesar di dunia. Bunga ini ditemukan di sekitar sungai Manna, Lubuk Tapi, Kabupaten Bengkulu Selatan pada tahun 1818 oleh pemandu yang bekerja untuk Dr Joseph Arnold serta dinamai sesuai pemimpin ekspedisi yaitu Thomas Stamford Raffles. Rafflesia Arnoldii tidak mempunyai daun sehingga tidak bisa berfotosintesis. Silakan lihat gambar dibawah ini.

Bunga Bangkai Raksasa - Raflesia

Perbedaan antara Rafflesia dan Amorphophallus adalah Rafflesia sangat sulit di budidayakan karena merupakan tumbuhan parasit yang tidak mempunyai daun maka Amorphophallus sangat mudah sekali ditanam. Anda pun dapat dengan mudah menanamnya, namun anda harus menunggu hingga bertahun-tahun untuk berbunga. Demikianlah ulasan kami mengenai bunga bangkai raksasa, semoga ulasan kami diatas bermanfaat untuk anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *